Senin, 08 Agustus 2016

Pengertian 1G, 2G, 3G Dan 4G Serta Perkembangannya





Pengertian

Yang pertama harus diketahui adalah huruf “ G ” di situ berarti Generasi, jadi ketika anda mendengar ada orang yang berbicara mengenai jaringan 4G, maka itu artinya mereka sedang membicarakan mengenai jaringan wireless berbasis pada teknologi jaringan generasi ke 4.


1G

Jaringan 1G pertama kali ditemukan pada tahun 1980 ketika AMPS di amrika serikat bekerja sama dengan TACS dan NMT di eropa untuk membuat terobosan di teknologi jaringan. Yang perlu di garis besari adalah bahwa ini adalah standar baru dari teknologi jaringan, zaman dimana tenaga manusia atau campur tangan manusia sudah tidak terlalu di butuhkan ,semuanya berjlan dengan otomatis dan dengan bentuk fisik yang lebih kecil tentunya, ponsel dengan teknologi 1G di garap dengan sanga serius sehingga menghasilkan ponsel dengan ukuran segenggaman tangan. Teknologi 1G bisa mengirim suara dan pesan singkat.

  
2G

Di awal 90’an akhirnya untuk pertama kalinya muncul teknologi jaringan seluler digital, yang hampir bisa dipastikan memilki banyak kelebihan daripada teknologi terdahulunya yaitu 1G, keunggulan yang terdapat pada 2G adalah suara yang lebih jernih,keamanan lebih terjaga dengan kapasitas yang lebih besar. GSM muncul terlebih dahulu di eropa sementara di amerika sendiri mengandalkan D-AMPS dan Quallcomm CDMA pertama mereka . kedua system CDMA dan GSM mewakili generasi kedua 2G dari teknologi jaringan nirkabel.

Generasi kedua memilki fitur CSD yang membuat transfer data menjadi lebih cepat. Sekitar 14.4 kbps, anda juga dapat mengirimkan pesan teks, tapi fitur CSD ini memakan banyak biaya yang akan menyebabkan tagihan bulanan anda membengkak.


2,5G

GPRS (General packet Radio Service) – 2,5G adalah terobosan atau inovasi dari teknologi jaringan 2G. GPRS adalah cikal bakal kemunculan 4G saat ini. Tercipta pada tahun 1997 GPRS dengan sigap menggantikan CSD yang boros, dengan GPRS semua menjadileih irit karena perhitungan bukan lagi permenit CSD tapi jadi perkilobyte.


3G

Sekitar tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang ,dengan haditnya teknologi 3Gbukan berarti GPRS telah mati, justru saat 3G muncul EDGE (Enhanced Data – Rates For GSM Evolution. Bisa di harapkan pengganti GRPS yang lebih sempurna , karena tidak perlu mengupgrade hardware secara ekstrim dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. dengan EDGE dulu kita sudah bisa merasakan kecepatan tinggi dua kali lebih cepat dari pada GPRS.


EDGE

EDGE (Enhanced Data – Rates For GSM Evolution) Memilki fitur yang sama dengan GPRS menyediakan (MMS, e-mail, dan browsing) memilki kecepatan 3x cepat dari GPRS yaitu bisa mencapai 384kbps.



UMTS

(Universal Mobile Telecomunication Service) : Sejarah dan perkembangan jaringan nirkabel mencatat bahwa UMTS sebagai generasi ke tiga dari teknologi 3G ,dengan kecepatan mencapai 480Kbps dengan fitur yang sama yaitu (MMS, e-mail, dan browsing).


3,5G

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan teknologi selanjutnya dari 3G ,HSDPA sering disebut generasi 3,5G karena Teknologi ini masih berjalan dengan platform 3G. secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480Kbps, tapi pastinya data HSDPA lebih cepat. Setelah beberapa tahun CDMA 2000 mengupgrade teknologi jaringan evdo mereka, EVDO rev A setara dengan 3,5G lebih cepat 10 kali lipat juga dari pada EVDO rev 0.

4G

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.

Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikenversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.Teknologi 4G di IndonesiaSecara sederhana, dapat diartikan bahwa teknologi 1G adalah telepon analog / PSTN yang menggunakan seluler. Sementara teknologi 2G, 2.5G, dan 3G merupakan ISDN. Indonesia secara umum pada saat ini baru memasuki tahap 2.5G. Berkaitan dengan teknologi 4G, SIP adalah protokol inti dalam internet telephony (1) yang merupakan evolusi terkini dari Voice over Internet Protocol maupun Telephony over Internet Protocol. Teknologi tersebut banyak di perdebatkan oleh operator, pemerintah dan DPR belakangan ini. Tidak lama lagi internet telephony akan menjadi tulang punggung utama infrastruktur telekomunikasi. Teknologi internet telephony memungkinkan pembangun infrastruktur telekomunikasi rakyat secara swadaya masyarakat (tanpa Bank Dunia, IMF maupun ADB) bahkan mungkin tanpa kontrol pemerintah sama sekali. Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL. Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon. Infrastruktr internet telephony memungkinkan kita untuk menyelenggarakan sendiri banyak hal tanpa tergantung lisensi pemerintah dan tidak melanggar hukum. Teknologi 4G juga akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Inernet Network (IN) yang saat ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider. Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan diakses gratis dari internet.


TEKNOLOGI GENERASI KEEMPAT (4G- FOURTH GENERATION)

Teknologi fourth generation (4G) adalah teknologi yang baru memasuki tahap uji coba. Salah satunya oleh Jepang dimana pihak NTT DoCoMo, perusahaan ponsel di Jepang, memanfaatkan tenaga hingga 900 orang insinyur ahli untuk mewujudkan teknologi generasi ke 4.

1.      Motivasi Teknologi 4G

Mendukung service multimedia Interaktif, telekonfrensi, Wireless Intenet, bandwidth yang lebar, bit rates lebih besar dari 3G, global mobility, Service Portability, Low-cost service, dan skalabilitas untuk jaringan mobile.


2.      Teknologi yang baru dalam 4G

Sepenuhnya untuk jaringan packet-switched, semua komponen jaringan digital, bandwidth yang besar untuk mendukung multimedia service dengan biaya yang murah ( Sampai 100 Mbps), dan jaringan keamanan data yang kuat.

3.      Teknologi yang digunakan

Untuk teknologi 4G, kemungkinan teknologi yang diadaptasi adalah :

MIMO-OFDM (Multi Input Multi Output – Orthogonal Frequency Modulation). OFDM merupakan suatu teknik transmisi multi carrier (banyak frekuensi). Dimana tiap frekuensi adalah orthogonal satu sama lain, sehingga terjadinya overlapping tidak akan menyebabkan interferensi. Dan di sisi lain teknik MIMO dapat membuat kanal paralel independen dalam spatial domain untuk mengirimkan data stream yang beragam. Teknik MIMO bisa memperbesar kapasitas kanal tanpa mengurangi bandwidth yang ada. Jumlah antena yang dipergunakan pada bagian pemancar 2 sedangkan pada bagian penerima 4. MIMO dapat mencapai kecepatan transfer data sampai 59,52 Mb.

demikian adalah sejarah dan perkembangan jaringan nirkabel, dari zamannya hanya bisa menerima suara sampai sekarang bisa bertatap muka lewat ponsel, untuk teknologi 4G sendiri belum diketahui benar  teknologi apa yang terdapat di dalamnya.


Teknologi yang akan dikembangkan
Dan, tanpa secara optimal menikmati teknologi 3G dan 4G, di seberang jalan orang-orang sudah mulai membicarakan teknologi 5G! Anda merasa gila dibuatnya membayangkan seperti apa wujud ponsel di masa teknologi 5G. Karena Anda paham paradigma teknologi ada kemampuan reduksi wujud fisik, lamunan Anda terbawa ke masa depan. Saat itu seorang eksekutif muda yang hendak masuk ke mobilnya bergumam seolah bicara dengan orang lain melalui alat komunikasi. Anda sadari bentuk ponselnya tidak digenggam, tetapi di pergelangan tangan layaknya jam tangan! Di telinganya terselip handsfree berteknologi Bluetooth. Untuk menghubungi seseorang ia cukup bergumam pelan mengucapkan nama orang yang hendak dihubungi. Demikian juga untuk mengirimkan pesan teks dan multimedia. Tapi yang lalu Anda lihat terdapat seutas kabel menjulur dari ponsel tersebut ke arah benda mirip koper kerja yang ia genggam di tangan kirinya. Akhirnya Anda sadar sepenuhnya koper kerja tersebut ternyata sebuah baterai!
Inti dari kisah ini sebenarnya imajinasi dan pemikiran kreatif yang hendaknya membawa pada inovasi teknologi ponsel di masa depan yang lebih canggih. Karena batas teknologi adalah imajinasi dan mimpi. Sesuatu yang dianggap tidak mungkin saat ini karena tidak penjelasan logis tasnya. Awalnya adalah imajinasi yang tanpa sadar dan tidak sadar membawa kita pada kehadirannya yang nyata. Bukankah imajinasi dan keinginan menjadi terdahulu sebelum kita merasakan yang sesungguhnya? Hal ini mengingatkan saya pada ucapan Albert Einsten. Ia katakan imagination is more important than knowledge. Ah, baiklah saya ingin berujar- berimajinasi, “Halo, bisa saya bicara dengan teknologi 5G?
Teknologi 5G adalah  teknologi yang memiliki kecepatan paket data 5G Gigabit per second - for the future : 1+ Gbps















Tidak ada komentar:

Posting Komentar